Baterai VRLA

Sumber: https://bumienergisurya.com/baterai-vrla-agm-9ah-12v-voz/

Baterai VRLA (Valve-Regulated Lead-Acid) adalah jenis baterai timbal-asam tertutup (sealed) yang dirancang agar tidak memerlukan perawatan rutin seperti penambahan air, serta aman dari kebocoran gas karena dilengkapi dengan katup pengatur tekanan (valve).

Kepanjangan dan Arti VRLA:

  • VRLA = Valve Regulated Lead Acid

  • Artinya: baterai ini memiliki katup pengatur tekanan internal untuk mengontrol pelepasan gas saat reaksi kimia berlangsung, sehingga gas tidak mudah keluar kecuali tekanan berlebih.

Jenis-jenis Baterai VRLA:

Jenis Ciri utama
AGM (Absorbent Glass Mat) Elektrolit diserap dalam separator seperti spons fiberglass. Cocok untuk aplikasi arus besar.
Gel Elektrolit dicampur silica sehingga berbentuk gel. Tahan terhadap panas dan getaran.

Baterai Lithium-Ion (Li-ion)

Sumber: https://suryautamaputra.co.id/blog/2016/12/29/baterai-li-ion/

 

Baterai lithium-ion (Li-ion) adalah jenis baterai isi ulang yang paling umum digunakan saat ini karena energi tinggi per volume/berat, umur pakai panjang, dan efisiensi pengisian yang baik. Teknologi ini digunakan dalam berbagai aplikasi, mulai dari smartphone dan laptop, hingga mobil listrik dan sistem penyimpanan energi surya (PLTS).

 

Kelebihan Baterai Lithium-ion:

  • Energi per volume dan berat tinggi, hemat ruang.

  • Pengisian cepat, efisiensi tinggi.

  • Umur siklus panjang (tergantung jenis dan manajemen).

  • Tidak perlu perawatan (seperti topping up air pada baterai timbal-asam).

  • Self-discharge rendah (sekitar 2–3% per bulan).

Kekurangan:

  • Sensitif terhadap overcharge dan overdischarge (wajib BMS = Battery Management System).

  • Harga lebih mahal dibanding baterai timbal-asam.

  • Rentan terbakar jika rusak, overheat, atau korsleting (terutama LCO).

Aplikasi dalam PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya):

  • Sistem off-grid atau hybrid, sebagai penyimpan energi dari panel surya.

  • Dihubungkan dengan solar charge controller (MPPT) yang kompatibel dengan lithium.

  • Umumnya digunakan tipe LiFePO₄ karena stabil dan aman untuk jangka panjang.

Solar Charge Controller (Type MPPT)

Sumber: https://www.tokopedia.com/powmr/powmr-60a-mppt-solar-charge-controller-60a-12v-24v-36v-48v-2-hari-garansi

 

Solar Charge Controller tipe MPPT (Maximum Power Point Tracking) adalah jenis kontroler pengisian daya panel surya yang secara aktif melacak titik daya maksimum (Maximum Power Point) dari panel surya untuk mengubah dan mengoptimalkan tegangan dan arus yang dikirim ke baterai. Ini memungkinkan pemanfaatan daya dari panel surya secara maksimal dan efisien.

 

Cara Kerja MPPT:

  • Panel surya memiliki titik daya maksimum (Vmp, Imp) di mana kombinasi tegangan dan arus menghasilkan daya tertinggi.

  • MPPT controller mendeteksi titik ini secara real-time dan menyesuaikan output agar baterai menerima daya optimal.

  • Misalnya, jika panel menghasilkan 18V dan baterai 12V, MPPT akan mengubah tegangan 18V ke 12V, sambil meningkatkan arus agar daya tetap maksimal.