Praktikum Fisika (Percobaan Kalor)

 Tujuan

  1. Mengukur jumlah kalor dan kapasitas kalor pada suatu zat.
  2. Mengidentifikasi hubungan kalor jenis benda terhadap perubahan suhu benda pada air dan minyak goreng.

 

Teori

Kalor adalah suatu bentuk energi yang muncul saat terjadi perpindahan energi dari suatu benda ke benda lainnya karena pengaruh perbedaan suhu. Selanjutnya setiap benda atau zat pada dasarnya memiliki kalor jenis yang berbeda-beda, misalnya seperti air yang memiliki kalor jenis 4200 J/kg⁰C, alkohol 2400 J/kg⁰C, serta es yang berkalor jenis 2100 J/kg⁰C.

Kalor jenis itu merupakan banyaknya energi kalor yang dibutuhkan untuk bisa menaikan suhu pada zat yang memiliki massa 1 kg menjadi 1⁰C. Satuan internasional dari kalor jenis adalah J/kg⁰C.

Sedangkan kapasitas kalor merupakan jumlah kalor yang dibutuhkan untuk bisa meningkatkan suhu sejumlah zat sebesar  1⁰C.

 

Rumus Perpindahan Kalor

Karena besaran kalor dipengaruhi oleh massa benda, kalor jenis, dan perubahan suhu, maka dapat dirumuskan:

Q = m.c.ΔT

 

Keterangan:

Q   =  Besaran kalor yang dibutuhkan untuk dilepas atau diterima suatu benda (J)

c    =  Kalor jenis benda atau zat (J/kg⁰C)

m   =  Massa benda atau zat (kg)

ΔT =  Perubahan suhu (⁰C)

 

Prosedur Percobaan

  1. Timbanglah massa gelas kosong menggunakan neraca digital atau analog dan catat hasilnya.
  2. Masukkan air ke dalam gelas tersebut sebanyak 200 mL.
  3. Hitunglah berapakah massa airnya saja.
  4. Kemudian ukurlah suhu awal (T1) dari air tersebut sebelum dipanaskan.
  5. Selanjutnya nyalakan pembakar bunsen kemudian letakkan gelas yang berisi air tersebut di atas bunsen yang menyala.
  6. Masukkan termometer kembali ke dalam gelas dan nyalakan timer (stopwatch) selama 5 menit (catatan: ujung termometer tidak boleh menyentuh dasar gelas, hanya zat cairnya saja yang kita ukur).
  7. Catatlah perubahan suhu zat selang waktu 60 detik.
  8. Lakukan percobaan yang sama untuk jenis zat yang berbeda yaitu minyak goreng.

 

Leave a Reply